Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menggelar ajang Good Design Indonesia 2021 yang diluncurkan hari Selasa (6/10) secara virtual dari Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta. Ajang yang merupakan kerjasama Kemendag dan Japan Institute of Design Promotion (JDP) dan Japan External Trade Organization (JETRO) ini bertujuan untuk meningkatkan desain produk ekspor Indonesia.

“Kemendag terus berkomiment dalam mendorong dan mendukung pelaku bisnis untuk dapat mengembangkan produknya, salah satunya melalui pengembangan desain/kemasan/produk di masa pandemi dan menggali peluang pasar ekspor. Untuk itu Kemendag mengajak pelaku usaha terus melakukan berbagai terobosan tidak biasa dan positif dalam meningkstkan ekonomi dan perdagangan di masa pandemi Covid-19,” kata Menteri Perdagangan Agys Suparmanto dalam siaean pers.di Jakarta  (6/10)

Agus mengatakan, Kemendag mengapresiasi JDP dan JETRO  atas kerjasama yang telah terjalin selama penyelenggaraan GDI 2020 ini dan ketiga kali GDI sebelumnya. “Kolaborasi ini diharapkan akan mengangkat kualitas dan nilai produk lokal Indonesia sehingga dapat diterima di pasar global. Diharapkan seluruh masyarakat, khususnya pelaku  bisnis, produsen, eksportir, desainer dan akademisi untuk menciptakan suatu produk ekspor yang bernilai dan berkualitas, serta mampu bersaing di GDI 2021,” kata Agus Suparmanto.

Masih Agus, GDI 2021 merupakan suatu penguatan program sebagai wujud komitmen Kemendag dalam upaya mengembangkan produk ekspor melalui peningkatan desain dan kualitas produk ekspor. Ajang ini memberikan peluang usaha akses pasar bagi desainer dan eksportir Indonesia menuju pasar global. Pemenang GDI akan difasilitasi dari sisi promosi untuk mengikuti pameran Trade Expo Indonesia (TEI), serta ditampilkan pada katalog Produk Pemenang yang didistribusikan kepada para Atase Perdagangan, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI).

“Kreteria produk pemenang GDI harus memiliki lima unsur penting, yaitu inovasi, kebaruan, desain, nilai komersial, berdampak positif bagi sosial dan lingkungan serta berorientasi ekspor. Kemudian, pemenang GDI berkesempatan untuk mengikuti ajang G-Mark. atau Good Design Award di Jepang dan bersaing di pasar global,” imbuh Mendag Agus.

Menurut Agus, pada ajang GDI 2020, Kemendag memberikan penganugerahan GDI kepada 25 produk dari 23 pelaku bisnis pada 7 Oktober 2020. Dari ke-26 produk tersebut, 1 diantaranya mendapat trofi “GDI of the Year, 15 produk mendapat trofi “GDI Best” dan 10 produk mendapat sertifikat “Good Design Indonesia”.

Agus menegaskan, Kemendag akan terus melakukan terobosan dan inovasi yang tidak biasa untuk meningkatkan akses pasar dan mengembangkan ekspor non migas. Kemendag juga akan mengambil langkah konkrit dan strategis dalam meningkatkan kinerja ekspor non migas agar tercapai tren pertumbuhan ekspor positif. Salah satunya dengan peningkatan daya saing dan pengembangan produk ekspor melalui penguatan dan optimalisasi dan implementasi program program unggulan untuk ekspor melalui ” Indonesia Design Development Center (IDDC,).

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kemendag Kasan menambahkan, pendaftaran GDI 2021 dapat diakses di laman iddc.kemendag.go.id mulai 7 Januari 2021. Semua produk yang mendaftar akan disaring oleh dewan juri yang berkompeten dibidangnya.

“Diharapkan ajang GDI 2021 dapat memberikan manfaat untuk.berbagai pihak, khususnya dalam peningkatan ekspor non migas, yang pada akhirnya dapat meningkatkan neraca perdagangan,” ujar Kasan.

Presiden Direktur JETRO Keshi Suzuki yang turut hadir dalam acara tersebut mengungkapjan, JETRO telah mendukung GDI sejak tahun 2017 dan akan terus menjalin kerjasama dengan Kemendag. “Pengembangan desain, merupakan aspek penting untuk meningkatkan ekspor Indonesia. Untuk itu diharapkan GDI 2021 terlaksana dan terus berkembang,” pungkasnya